Responsive Banner design

Refrigator

REFRIGERATOR
ketika aku kecil aku sangat takut dengan kulkas, bahkan untuk membukanya saja aku tak sanggup. Hingga sekarang aku tak pernah membeli kulkas. Begini lah ceritanya...
*=======*
Pagi seperti biasa aku berangkat sekolah. Teman temanku di sekolah membicarakan sebuah benda yang dapat membuat makanan awet dan dingin, ya benda itu adalah kulkas. Waktu itu kulkas adalah benda mahal yang berharga. Aku ingin melihat kulkas itu seperti apa bentuknya.
Pulang sekolah aku sampai dirumah dan menceritakan tentang kulkas pada ibu dan ayahku. Mereka hanya tersenyum, lalu
"Ayah, aku ingin tau bentuk kulkas," kataku bersemangat.
"Kita belum punya uang Carl untuk membeli kulkas itu," ibuku menjawab.
"Tenanglah, kita akan membelinya nanti. Uangku pasti cukup, kulkas pasti akan sangat berguna," ayahku tenang.
"Tapi, kita tak akan sanggup," balas ibuku.
"Hush, tenang saja, sudah kamu ganti baju sana Carl," ayahku menyuruhku dan mengakhiri pembicaraan.
Oh ya, namaku Carly. Ketika ayahku menyuruhku aku langsung ke kamar dan mengganti pakaian.
Dua minggu setelah itu di rumahku ada kulkas, yang aneh adalah tetanggaku sudah pindah tak tau kemana. Ada yang aneh fikirku, ayah dan ibuku tetap tenang. Ya karna mungkin mereka sudah terbiasa dengan hal ini. Aku buru-buru ke dapur dan membuka kulkas, sejak saat itu aku tak pernah lagi ingin melihat kulkas kehidupanku berubah begitu saja. Aku jadi pendiam dan nggak banyak bicara, bahkan ketika teman-temanku membicarakan pembunuhan di daerahku. Berita pembunuhan pun menyebar dan anehnya mayat selalu ditemukan dalam kulkas. Pembunuh itu masih berkeliaran, aku tak tau kapan giliranku. Yang jelas aku tau ayah dan ibuku tak pernah mau menjawab pertanyaanku. Siapa yang membunuh dan menyimpan kepala mereka di kulkas rumahku ?
~the end~
Nb : gue balik lagi bkin cerita creepy... Maaf klu kurang greget... 

terasa terangkat roh ini

Ini bener2 kerasa nyata! 
Dari pas gua bangun jam 0:00 tadi krna jam 8 malam udh ktiduran, aku ga tidur aku bgdang main fb.
Main trus sampe jam 4 :10 kyknya wktu itu lgi ngechat breng kk angktan gtu di grup yg lainnya.
Pas lagi ngechat aku capek dn ngntk krna begadang malam ini aku ketiduran dgn posisi kaki di bntal kpla kplaku pake guling sperti posisi kaki dikepala.. kepala dikaki *song*  . Trus tdurnya miring mnghdap laptop aku. 
Tiba2 entah mimpi ato apa tapi posisi tidur dan semua jga baju dn letak lptop ku sama, aku pas lagi tidur tdi ngerasa ada yg mendekat ke arahku, dn mataku kyk stngah terbuka entah itu udh mmpi apa blm tapi krsa bkn mmpi!
Mata aku stngah terbuka ngeliat lurus ke arah kolong meja bljrku. Ada sesuatu bntuk kcil wrna putih smakin lama smakin dekat mngrah ke aku, dn aku msh posisi tdur tba2 dia kyk masuk k dlm diri aku, aku krsa badan aku gerak eh bkn jiwa aku. DIa bergerak mau bangun melihat sekeliling aku yg ttap sama kyk tdi ngeliat laptop jujur mata aku krsa masih setengah tertutup tapi bisa liat semuaaa,suarah yg jauuh disana, aku bener2 mendengarnya,dan pas keluar pntu aku liat mkhluk lain dismping kmar ku jga ada didalam kamar aku. Tiba2 badan aku krsa berat,jiwa aku sperti kembali ke badan aku lagi dn ngrsa yg bdan aku tdi stngah bngun jdi kmbali tdur lagi. Dan aku langsung banguuunnnn!!! 
Aku selama ngalamin itu aku dlm hati blg gini " Apa ituu yg mulai mendekat ke arah aku??" "Mau ngapain diaa?" "Kenapa aku? kenapa ga bsa buka mata, knpa tbuh aku trsa trangkat,dan aku cmn membiarkan itu semua. Itu kenapaaa? Apa itu tadi bener2 mimpi atau apa? Tapi kenapa trlihat nyata seakan2 roh aku keluar :'v -___-"

tidak ada akhir

Mumpung lagi dapet ide, yaudah bikin cerita aja!
Tak ada akhir
Aku terbangun disebuah jalan ditengah gurun pasir, terlihat jalan ini begitu panjang lurus kedepan dan seperti tak berujung. Kepalaku terasa pusing menahan panasnya sinar mentari. Aku benar-benar bingung apa yang telah terjadi, dan tanpa sadar aku memegang pisau ditangan kananku, "untuk apa pisau ini?" gumamku kebingungan.
Lalu aku berdiri dan berjalan menyusuri jalan itu, aku berjalan dan terus berjalan hingga kakiku terasa begitu sakit, tapi entah kenapa aku seperti tak sampai dimanapun, yang kulihat masih jalanan panjang ditengah padang pasir.
Kemudian terdengar suara langkah kaki dibelakangku, saat aku berbalik mataku terbelalak. Kulihat seseorang tengah berlari kearahku, seluruh tubuhnya bersimbah darah segar menetes disekujur tubuhnya dan terlihat begitu mengerikan. Aku benar-benar takut namun aku sudah begitu lelah untuk berlari, tapi tiba-tiba orang itu sudah berada dibelakangku.
Aku benar-benar terkejut dan takut, tanpa sadar aku menghujam perut orang itu berkali-kali dengan pisau yang kubawa, darah segar dan organ dalam muncrat kearahku. Entah berapa kali aku menusuknya, tapi kulihat sekarang dia sudah tergeletak tak bergerak.
Aku semakin terkejut saat melihat wajah orang itu, itu adalah wajahku. Aku benar-benar shock dan membuang pisauku, kemudian aku berlari sekuat tenaga meninggalkan mayat tersebut.
Kemudian saat aku tengah berlari, tiba-tiba aku melihat seseorang yang juga tengah menyusuri jalan tanpa ujung ini. Aku berlari sekuat tenaga menghampirinya dan meminta meminta tolong padanya, namun saat aku tepat dibelakangnya, tiba-tiba dia menghujamkan pisau keperutku, kemudian semua menjadi gelap.

cerita aneh

selamat membaca
Midnight
Aku terbangun dari tidurku ditengah malam dengan perasaan terkejut, aku seperti mendengar sebuah dentuman keras. Dengan masih setengah sadar, kuusap kedua mataku yang masih bingung dengan apa yang telah terjadi.
'Brakk...', terdengar sebuah suara dentuman keras benda bertubrukan, dan kuyakin suara ini yang kudengar tadi, dengan was-was aku berdiri dari tempat tidurku dan melihat keadaan sekitar.
'Brakk... Brukk...', suara dentuman itu terdengar lagi dan kali ini benturan itu seperti telah menhancurkan sesuatu. Bisa kupastikan suara itu berasal dari samping rumahku, dengan langkah hati-hati aku berjalan menuju jendela kamarku, mencoba mengintip apa yang sebenarnya terjadi.
Dari balik jendela aku melihat keadaan sekitar, kemudian dengan tajam mataku tertuju pada sebuah bangunan, yeah itu adalah gudang tua disamping rumahku. Terlihat pintu gudang yang biasa terkunci, kini terlihat sedikit terbuka dengan engsel pintu yang patah.
Kemudian dari dalam gudang seperti keluar sesuatu, atau lebih tepatnya seseorang. Aku melihat seorang bocah laki-laki berumur sekitar 9 tahun berlari dari dalam gudang. Anak itu terlihat aneh, sekujur tubuhnya terlihat luka sayatan yang telah mengering, kaki kirinya sedikit pincang dan terlihat lebih besar dari kaki kanannya.
Kemudian keluar seseorang lagi, seorang perempuan berumur sekitar 25 tahun, dan kulihat perutnya yang besar sepertinya tengah hamil. Kondisinya juga tak kalah mengerikan, seluruh tubuhnya penuh dengan luka tusukan jarum suntik, dan dari lukanya keluar darah yang telah mengerhng. Yang paling mengerikan adalah kepala wanita itu tak memiliki rambut dan penuh luka dengan darah segar yang masih menetes, kau tau seperti seluruh rambutnya dicabut secara paksa dari kepalanya.
Dan terakhir adalah seorang pria paruh baya berumur sekitar 45 tahun, kondisinya yang paling parah. Dia keluar dari dalam gudang dengan merangkak, Seluruh tubuhnya penuh luka lebam pukulan benda tumpul, kaki dan tanganya bengkok tak beraturan, tulangnya seperti sudah patah dan hancur. Dan bisa kulihat wajah dan rambutnya hampir hangus terbakar, dengan cairan bening keluar dari matanya yang memerah.
Dengan sigap aku mengambil Shotgun, dan berlari sekuat tenaga mengejar mereka. Perasaanku bercampur aduk, namun hal yang paling kurasakan selain perasaan terkejut adalah perasaan kesal. Karena kau tau, karena mereka telah berhasil kabur.

Ads Sponsor

Banner

Label

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.